BANGKALAN, JAGATVIRAL
Suara deru mesin bor memecah keheningan di Dusun Langgulang, Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Bangkalan, pada Minggu (26/4/2026). Di sebuah sudut sederhana Madrasah Al Ikhlas, nampak prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-128 Kodim 0829/Bangkalan sedang berjibaku dengan lumpur dan peluh.
Bukan tanpa alasan, kerja keras ini dilakukan demi satu tujuan mulia: Menghadirkan sumber air bersih bagi para santri.
Ikhtiar Melawan Keterbatasan
Selama ini, Madrasah Al Ikhlas seringkali harus berhemat air secara ekstra, terutama saat musim kemarau melanda. Keterbatasan akses air bersih menjadi kendala utama dalam aktivitas ibadah dan belajar mengajar. Melalui program unggulan KASAD, pembangunan sumur bor ini menjadi oase di tengah dahaga yang selama ini dirasakan warga sekolah.
Di lokasi pengeboran, Peltu As’ad Diki terlihat sigap mengawasi setiap pergerakan mesin. Baginya, setiap jengkal tanah yang ditembus adalah langkah mendekati solusi bagi masyarakat.
“Kami ingin membantu menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat, khususnya anak-anak di sini. Air bersih adalah kebutuhan utama, dan kami berharap ini bisa menjadi solusi jangka panjang,” ujar Peltu As’ad Diki dengan penuh optimisme.
Gotong Royong TNI dan Rakyat
Pemandangan di lapangan memperlihatkan kemanunggalan yang nyata. Tangan-tangan kokoh anggota Satgas berpadu dengan semangat warga setempat, memastikan tuas bor tetap pada ritmenya meski tanah basah dan air keruh terus menggenang di sekitar area kerja.
Di sisi lain, nampak beberapa santri mengamati dari kejauhan. Wajah-wajah polos itu menyiratkan rasa penasaran sekaligus binar harapan. Mereka mungkin belum paham teknis pengeboran yang rumit, namun mereka tahu bahwa dari lubang yang kini penuh lumpur tersebut, kelak akan mengalir air jernih untuk mereka berwudu dan mandi.
Manfaat Jangka Panjang
Pembangunan sumur bor dalam program TMMD ini diproyeksikan tidak hanya melayani kebutuhan madrasah, tetapi juga diharapkan mampu memberi dampak positif bagi warga sekitar Dusun Langgulang.
TMMD ke-128 kembali membuktikan bahwa pengabdian TNI tidak hanya sebatas menjaga kedaulatan, tetapi juga hadir di tengah kesulitan rakyat, mengubah "tanah keruh" menjadi sumber kehidupan yang mengalirkan kebahagiaan bagi generasi penerus bangsa.



Komentar0