TpYiTfOpBUGpBSA6GpWlGUG6Ti==

Pamekasan Bersalawat: Lautan Manusia dan Isak Tangis Bahagia Iringi Tamu Allah ke Tanah Suci

 



​PAMEKASAN, JAGATVIRAL 

Suasana religius yang kental menyelimuti jantung Kota Pamekasan pada Minggu pagi (10/05). Ribuan warga tumpah ruah memadati ruas-ruas jalan protokol, mengubah suasana kota menjadi lautan doa demi melepas keberangkatan jemaah calon haji asal Kabupaten Pamekasan menuju Tanah Suci.

​Pantauan di lapangan menunjukkan kepadatan kendaraan yang luar biasa di sepanjang jalur utama, mulai dari Jl. Agus Salim, Mandilaras, Diponegoro, Jokotole, Trunojoyo, hingga Jl. Niaga. Titik puncak kepadatan terjadi di sekitar Jl. Kesehatan, di mana arus lalu lintas sempat melambat akibat tingginya volume kendaraan pengantar.

​Namun, alih-alih menjadi keluhan, kemacetan ini justru menjadi simbol besarnya antusiasme dan solidaritas masyarakat Bumi Gerbang Salam. Petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan tampak bekerja ekstra keras di titik-titik parkir dan persimpangan jalan untuk memastikan prosesi pemberangkatan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali.

​Fenomena ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan wujud nyata kuatnya ikatan kekeluargaan warga Pamekasan. Salah satu keluarga pengantar yang berada di tengah kerumunan mengungkapkan bahwa rasa lelah menembus kemacetan terbayar lunas dengan rasa haru.

​"Kami rela menunggu sejak pagi buta demi melihat keberangkatan orang tua. Rasa lelah itu hilang seketika saat bus jemaah melintas. Kebersamaan warga di sini membuat suasana jadi sangat haru dan penuh semangat," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

​Sentimen positif juga datang dari warga di sekitar Jl. Kesehatan. Meski akses jalan di depan rumah mereka padat merayap, mereka justru merasa bangga menjadi bagian dari momen sakral ini.

​"Meskipun jalanan sangat ramai, kami melihat ini sebagai berkah. Kota terasa hidup dan penuh getaran doa. Ini bukti bahwa warga Pamekasan sangat memuliakan para tamu Allah," ujar salah seorang warga setempat.

​Pemberangkatan tahun ini diharapkan menjadi momentum penguatan spiritual bagi seluruh masyarakat. Doa-doa terbaik terus mengalir dari pinggir jalan seiring dengan lambaian tangan para pengantar yang melepas bus jemaah.

​Semoga seluruh jemaah haji asal Kabupaten Pamekasan senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan selama menjalankan rukun Islam kelima di Mekkah dan Madinah, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. Amin.

​Reporter: Alfan

Komentar0

Type above and press Enter to search.