TpYiTfOpBUGpBSA6GpWlGUG6Ti==

​Tindak Lanjuti Laporan 110, Kanit Samapta Polsek Tegalsari Dihajar Oknum Perwira TNI-AL

 


SURABAYA, JAGATVIRAL

Aksi kekerasan menimpa seorang perwira kepolisian di Surabaya. Kanit Samapta Polsek Tegalsari, Iptu Agus Mujiono, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL), Mayor Laut Marthen Otti Tekege.

​Insiden tersebut terjadi pada Minggu (24/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.15 WIB di kawasan Jalan Tamrin, Surabaya. Akibat kejadian ini, Iptu Agus harus dilarikan ke Rumah Sakit William Booth untuk mendapatkan perawatan intensif.

​Kronologi Kejadian: Berawal dari Aduan Warga

​Peristiwa memilukan ini bermula dari laporan masyarakat melalui Layanan Darurat 110 pada pukul 01.05 WIB. Warga melaporkan adanya seorang pria yang mengaku sebagai anggota TNI-AL mengamuk sambil membawa senjata tajam jenis parang, serta merusak kendaraan pengunjung di Cafe Handsman, Jalan Wahidin, Surabaya.

​Merespons laporan tersebut, Kapolsek Tegalsari bersama Iptu Agus Mujiono yang saat itu bertindak sebagai Perwira Pengawas (Pawas) langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus berkoordinasi dengan pihak Garnisun Tetap (Gartap) III/Surabaya.

Di TKP, petugas menemukan sebilah parang yang diduga digunakan oleh pelaku. Namun, pelaku sudah lebih dulu melarikan diri menggunakan mobil Toyota Innova Reborn bernomor polisi W-1068-EH.

​Pelacakan dan Ketegangan di Lapangan

​Pukul 02.10 WIB, tim patroli Polsek Tegalsari berhasil mengidentifikasi mobil pelaku yang sedang berhenti di Jalan Tamrin. Tak lama berselang, tiga anggota piket Gartap III/Surabaya tiba di lokasi untuk membantu proses pengamanan.

​Ketika diminta menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA), pelaku sempat menolak. Namun, petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku.

Identitas Pelaku:

  • Nama: Marthen Otti Tekege
  • Pangkat: Mayor Laut (TNI-AL)
  • Jabatan: Kama Bek Depplai Akademi Angkatan Laut (AAL)
  • Domisili: Perumahan Mirah Delima Regency, Gresik

​Situasi mendadak memanas ketika Mayor Marthen tersulut emosi dan meluapkan kemarahan secara membabi buta kepada petugas di lokasi.

​Korban Dihajar hingga Pingsan

​Iptu Agus Mujiono yang berada di dekat pelaku menjadi sasaran amukan. Korban sempat berusaha menghindar, namun nahas, ia terpeleset dan jatuh hingga kepalanya membentur aspal.

​Dalam kondisi korban tak berdaya, pelaku diduga kembali melayangkan pukulan sebanyak dua kali telak ke arah kepala korban hingga mengakibatkan korban pingsan di tempat.

​Melihat situasi tersebut, petugas lain langsung mengamankan pelaku dan mengevakuasi Iptu Agus ke RS William Booth. Pelaku Mayor Marthen langsung dibawa oleh pihak Gartap ke Markas Komando Gartap III/Surabaya untuk menjalani proses hukum militer.

​Kondisi Terkini Korban

​Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan pemindaian CT Scan, tim dokter menyatakan korban tidak mengalami gegar otak berat. Kendati demikian, hingga saat ini korban dilaporkan masih mengeluhkan pandangan yang berkunang-kunang.

​Atas arahan Kapolrestabes Surabaya, Iptu Agus Mujiono diwajibkan menjalani rawat inap dan perawatan intensif hingga kondisinya benar-benar pulih total.

​Saat ini, pihak Kepolisian Restor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya terus melakukan koordinasi intensif dengan Gartap III/Surabaya guna memastikan proses hukum terhadap oknum perwira tersebut berjalan secara transparan, adil, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Komentar0

Type above and press Enter to search.