BANGKALAN, JAGATVIRAL
Era digital menuntut aparat teritorial untuk tidak hanya lihai di lapangan, tetapi juga cakap dalam mengemas informasi. Menjawab tantangan tersebut, sebanyak 18 Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 0829/Bangkalan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Multimedia Jurnalistik yang digelar di Aula Makodim Bangkalan, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan strategis ini menghadirkan praktisi jurnalistik senior, Indrayadi TH, sebagai narasumber utama. Fokus pelatihan kali ini menitikberatkan pada tiga kemampuan dasar penulisan dan visual: teknik fotografi, produksi video, serta penulisan rilis berita.
Babinsa Sebagai Produsen Informasi Kreatif
Dalam pemaparannya, Indrayadi TH menekankan bahwa Babinsa adalah ujung tombak informasi di wilayah pertahanan darat. Kemampuan mengolah konten multimedia yang informatif, komunikatif, dan menarik bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan mutlak.
"Di era digital saat ini, Babinsa harus mampu mengemas kegiatan satuan secara efektif dan profesional agar pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat luas," ujar Indrayadi.
Para peserta terlihat sangat antusias. Tidak hanya mendengarkan teori, 18 Babinsa tersebut juga dituntut langsung melakukan praktik lapangan, mulai dari:
- Membidik foto jurnalistik yang memiliki "jiwa" dan bercerita.
- Mengambil dan mengedit video pendek yang efektif untuk media sosial.
- Menyusun rilis berita yang cepat, akurat, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik (5W+1H).
Langkah Strategis Membangun Citra Positif TNI AD
Sementara itu, Kepala Penerangan Kodim (Kapendim) Bangkalan, Lettu Caj Hendarnanto, menegaskan bahwa bimtek ini merupakan langkah taktis untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas Babinsa dalam mendukung fungsi penerangan satuan.
"Melalui bimtek ini, kami berharap para Babinsa tidak hanya sekadar melapor, tetapi mampu menjadi penyambung informasi yang akurat, kreatif, dan mampu membangun citra positif TNI AD di tengah masyarakat," pungkas Lettu Caj Hendarnanto.
Dengan pembekalan ini, diharapkan publikasi mengenai kontribusi kemanusiaan dan pengabdian Babinsa di pelosok Bangkalan dapat terangkat secara lebih masif, profesional, dan modern.


Komentar0