TpYiTfOpBUGpBSA6GpWlGUG6Ti==

SPPG Yayasan Humaira Sejahtera Pamekasan Terapkan Pengawasan Berlapis, Jaga Mutu Gizi & Kebersihan Lingkungan

 


PAMEKASAN, JAGAD VIRAL 

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Humaira Sejahtera yang berlokasi di Dusun Lenteng, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, berkomitmen penuh dalam menjaga kualitas layanan. Guna memastikan kualitas gizi, keamanan pangan, dan kebersihan lingkungan tetap terjaga optimal selama pelaksanaan layanan, lembaga ini menerapkan prosedur operasional (SOP) dengan pengawasan yang ketat dan berlapis.

​Pengawasan ketat ini dilakukan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir—sejak penerimaan bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan ke tangan penerima manfaat.

Alur Pengawasan Berlapis dan Higienitas Pangan

​Admin SPPG Yayasan Humaira Sejahtera, Bapak Roby, menjelaskan bahwa setiap tahapan proses produksi dilewati melalui standardisasi yang terukur.

​"Tujuan utama kami adalah menjaga mutu pelayanan dan kualitas gizi agar tetap sesuai standar yang ditetapkan untuk penerima manfaat," ujar Bapak Roby saat memberikan keterangan pada Rabu (3/6/2026).

​Berikut adalah empat pilar utama dalam sistem pengawasan yang diterapkan oleh SPPG Yayasan Humaira Sejahtera:

  • Pengawasan Bahan Baku: Pemeriksaan kualitas (mutu) dan kuantitas dilakukan secara ketat saat penerimaan. Jika ditemukan bahan baku yang tidak sesuai standar, pihak SPPG langsung meminta pemasok untuk melakukan perbaikan atau penggantian. Untuk menjaga legalitas, bahan baku disuplai oleh pemasok lokal yang memiliki dokumen resmi dan legalitas usaha.
  • Keamanan Pangan (Food Safety): Air yang digunakan untuk mencuci bahan makanan dan peralatan dipastikan aman karena telah lolos uji laboratorium. Sebelum makanan siap saji didistribusikan, tim terlebih dahulu melakukan tes organoleptik (rasa, aroma, tekstur) serta mengambil sampel makanan jadi sebagai pemenuhan protokol keamanan hayati.
  • Sanitasi & Perbaikan Sarana: Berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya, SPPG melakukan peningkatan fasilitas pada area penyimpanan. Kini, ruang penyimpanan telah dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC) dan penggunaan palet guna menghindari kelembapan serta mencegah kontaminasi bakteri.
  • Pengelolaan Limbah Berkelanjutan: SPPG menerapkan pemisahan sampah yang bernilai guna. Limbah organik diolah menjadi pakan ternak. Sementara limbah anorganik seperti kardus, keranjang buah, hingga minyak jelantah dikumpulkan dan dijual sesuai ketentuan. Menariknya, hasil penjualan limbah ini dialokasikan kembali untuk mendukung operasional harian para relawan.

Sinergi dan Pemantauan Berkala

​Keberhasilan program ini tidak lepas dari pengawasan langsung yang dilakukan oleh tenaga ahli gizi serta tim pendamping lapangan SPPG. Selain pengawasan internal, ekosistem pemantauan juga diperkuat oleh pihak eksternal secara berkala.

​Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan melalui Puskesmas Proppo secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi ke lokasi. Sinergi ini memastikan bahwa seluruh output dari SPPG Yayasan Humaira Sejahtera benar-benar higienis dan memenuhi standar kesehatan nasional.

​Saat ini, layanan gizi dari SPPG yang berpusat di Dusun Lenteng ini didistribusikan secara berkala kepada masyarakat penerima manfaat di wilayah Kecamatan Proppo dan sekitarnya. Dengan adanya pengawasan berlapis, perbaikan sarana yang berkelanjutan, dan manajemen lingkungan yang bersih, SPPG Yayasan Humaira Sejahtera optimis dapat terus menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang aman, sehat, dan berkualitas bagi masyarakat.

Komentar0

Type above and press Enter to search.