TpYiTfOpBUGpBSA6GpWlGUG6Ti==

Ribuan Relawan Pamekasan Gelar Aksi Damai Dukung MBG, Stunting Turun Drastis Menjadi 3,2%

 


PAMEKASAN, JAGATVIRAL — Ribuan massa yang terdiri dari elemen relawan, kelompok emak-emak, hingga anak muda Madura memadati area di depan Gedung Dewan Kabupaten Pamekasan yang terletak di Jalan Kabupaten No. 107, Bugih, Kecamatan Pamekasan, pada Kamis pagi pukul 09.00 WIB. Kedatangan massa dalam jumlah besar ini bertujuan untuk menggelar aksi damai guna menyuarakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) besutan Presiden Prabowo Subianto.

​Aksi yang bertepatan dengan rangkaian kegiatan Gerbang Salam Pamekasan ini membawa beberapa aspirasi penting. Selain menyatakan dukungan penuh terhadap program pusat, para relawan juga mengajak adanya peningkatan kualitas menu MBG secara berkala dan meminta pemerintah daerah mempermudah proses perizinan Satuan Pelayanan Pemberian Gizi (SPPG) di wilayah Pamekasan.

​Aspirasi ribuan massa tersebut disambut hangat oleh jajaran pemkab dan unsur Forkopimda yang turun langsung menemui para peserta aksi di lapangan. Hadir di tengah-tengah massa antara lain Bupati Pamekasan Dr. Drs. K.H. Kholilurrahman, S.H., M.Si., Wakil Bupati selaku Ketua Satgas MPG, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

​Dalam orasinya di hadapan massa, Bupati Pamekasan Dr. Drs. K.H. Kholilurrahman, S.H., M.Si. menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas capaian program MBG di daerahnya. Ia menegaskan bahwa intervensi gizi melalui program ini terbukti sangat efektif bagi kesehatan masyarakat bawah.

​"Program Makan Bergizi Gratis ini terbukti efektif menurunkan angka stunting di Pamekasan secara drastis hingga kini menyentuh angka 3,2 persen. Selain menjadi pilar kesehatan untuk menekan angka kemiskinan, program ini juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat yang sangat nyata," tegas Bupati Kholilurrahman.

​Bupati bersama jajaran OPD berkomitmen penuh untuk mengawal kelanjutan program MBG dan menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk membantu mempermudah serta menyelesaikan kendala perizinan SPPG yang diaspirasikan oleh para relawan.

​Keberhasilan program MBG di Pamekasan sendiri didorong oleh sistem hulu-hilir yang sehat. Dalam pelaksanaannya, program ini dijalankan lewat kemitraan strategis dengan para petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM lokal. Pola kemitraan ini dinilai berhasil mewujudkan penyetaraan ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga Pamekasan.

​Hingga massa membubarkan diri, aksi berjalan dengan sangat damai, aman, dan tertib tanpa adanya senjata tajam, narkoba, maupun tindakan anarkis. Agenda ini kemudian ditutup dengan khidmat melalui seruan moral dan doa bersama untuk kemajuan Kabupaten Pamekasan. (ulum)

Komentar0

Type above and press Enter to search.