TpYiTfOpBUGpBSA6GpWlGUG6Ti==

​Sinergi Forkopimda dan Pedagang Pamekasan: Sulap Pasar 17 Agustus Jadi Asri, Aman, dan Resik

PAMEKASAN, JAGATVIRAL

Semangat gotong royong kembali bergelora di Bumi Gerbang Salam. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar aksi massal "Jumat Bersih" di Pasar 17 Agustus, Jalan Pintu Gerbang No. 115, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan, pada Jumat (17/7/2026) pagi.

​Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bukti nyata komitmen daerah dalam menyukseskan program nasional Indonesia Asri: Aman, Sehat, dan Resik yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2026.

Gotong Royong Tanpa Sekat

​Kegiatan yang dipusatkan di salah satu urat nadi perekonomian Pamekasan ini dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda. Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Taufikurrachman, didampingi para Asisten, Staf Ahli, Dandim 0826/Pamekasan, serta Kapolres Pamekasan yang masing-masing membawa personel taktisnya.

​Tak ketinggalan, para Kepala OPD, Camat, Lurah, hingga Ketua Forum RT se-Kabupaten turut turun ke lapangan. Guna memaksimalkan hasil, dinas-dinas teknis seperti Dinas PUPR, BPBD, Disperindag, dan Dishub masing-masing menerjunkan 10 personel.

​Menariknya, aksi ini juga mendapat sambutan hangat dari para pedagang pasar yang dengan sukarela bahu-membahu membersihkan area jualan mereka.

​"Tidak ada sekat hierarki di sini. Mulai dari pejabat tinggi, aparat TNI-Polri, hingga pedagang dan Ketua RT, semuanya memegang sapu, cangkul, dan parang untuk satu tujuan: Pamekasan yang bersih," ujar salah satu peserta aksi di lokasi.


Format Baru: Berpindah Lokasi Setiap Minggu

​Sebelum peluh bercucuran, aksi diawali dengan apel pengarahan untuk membagi titik-titik fokus pembersihan. Sesuai dengan surat edaran yang ditandatangani Sekda Taufikurrachman, setiap peserta secara mandiri membawa peralatan kebersihan masing-masing.

​Ada yang berbeda dari gerakan kali ini. Menurut penuturan salah seorang petugas pasar, jika biasanya kerja bakti internal hanya dilakukan dua minggu sekali setiap hari Sabtu, kini format "Jumat Bersih" tampil lebih masif dan dinamis.

  • Pelibatan Penuh: Menghadirkan unsur Forkopimda langsung di lapangan.
  • Sistem Estafet: Lokasi kerja bakti akan berpindah-pindah setiap minggunya menyasar ruang publik dan fasilitas umum lainnya.

Mendukung Target Nasional "Indonesia Asri"

​Fokus utama dari gerakan ini adalah akselerasi penanganan sampah, peningkatan higienitas, serta penataan estetika lingkungan pasar. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial untuk mencegah penyebaran penyakit sekaligus menciptakan ruang transaksi ekonomi yang nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

​Melalui konsistensi agenda Jumat Bersih ini, Pemkab Pamekasan optimis budaya hidup bersih akan kembali terinternalisasi kuat di tengah masyarakat. Dengan demikian, target mewujudkan Pamekasan yang Asri, Aman, Sehat, dan Resik selaras dengan visi nasional dapat segera tercapai.

( Ulum )

Komentar0

Type above and press Enter to search.